BOGOR, Kobra Post.
Kecamatan
Bogor Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat
Kecamatan tahun 2019. Kegiatan secara resmi dibuka Asisten Pemerintahan Setda Kota
Bogor, Hanafi di Aula Kantor Kecamatan Bogor Selatan, Senin (28/01/2019).
Camat
Bogor Selatan, Sujatmiko Baliarto mengungkapkan, untuk program 2020 sudah
direkap oleh masing-masing Kelurahan dalam pra musrenbang.
“Jumlahnya kurang
lebih ada 400 kegiatan yang diusulkan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 780
miliar,” katanya.
Dia
berharap, kegiatan Musrenbang ini merupakan kegiatan yang menjadi acuan
kegiatan pembangunan pada tahun 2020. Artinya kegiatan yang diusulkan harus
sesuai dengan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih.
“Oleh karena itu ada
beberapa program yang harus diprioritaskan,” jelasnya.
Sujatmiko
menyebutkan beberapa program yang harus diprioritaskan, seperti membuat GOR di
setiap Kecamatan, peningkatan kampung-kampung tematik, peningkatan UMKM,
peningkatan program ramah keluarga dan penambahan Rumah Tidak Layak Huni
(RTLH).
“Khusus
RTLH di Kecamatan Bogor Selatan sangat perlu karena merupakan salah satu
kantung kemiskinan di Kota Bogor,” sebut Camat.
Selain
program prioritas tersebut, Sujatmiko juga menyebutkan pentingnya mitigasi
bencana. Di wilayahnya sangat banyak bencana alam yang terjadi, seperti longsor
dan bencana alam lainnya.
“Mudah-mudahan itu menjadi sebuah prioritas yang
harus menjadi perhatian termasuk juga fasilitas-fasilitas kesehatan,” katanya.
Untuk
usulan kegiatan tahun 2020 lebih banyak di bidang sosial, ekonomi dan
kewilayahan. “Kami mengarahkan ke kampung tematik, UMKM, RTLH dan ramah
keluarga,” ujarnya.
Musrenbang
Kecamatan Bogor Selatan turut dihadiri Sekretaris Bappeda, Kepala Dinas
Kesehatan, Kepala DPMPPA, Kepala Dinas terkait lainnya, anggota DPRD, jajaran
Lurah se-Kecamatan Bogor Selatan. (red)

0 Comments